Hati Ayam.. Just a Joke
Pada suatu hari seorang ibu-ibu yang baru saja datang ke Jepang beberapa minggu (kemampuan bahasa Jepangnya pun pas-pasan) pergi ke supermarket untuk belanja keperluan makan malam. Rencananya dia mau masak semur hati.
Di supermarket dia bertanya kepada salah seorang pelayan, “niwatori no kokoro arimasuka?”
Sang pelayan supermarket pun hanya terdiam sambil garuk-garuk kepala tidak mengerti apa yang dimaksud oleh ibu itu.
————————————————————
鶏の心ありますか (niwatori no kokoro arimasuka)
鶏 (niwatori) artinya ‘ayam’. 心 (kokoro) artinya ‘hati’. の (no) adalah variabel yg menunjukkan kepunyaan. ありますか (arimasuka) artinya ‘adakah?’
Kalo diterjemahkan secara letterlek, maksud dari pertanyaan ibu tersebut ke pelayan adalah: “apakah ada hati ayam?”. Ya… tidak ada yang salah sih.
Masalahnya ‘HATI’ dalam bahasa Indonesia itu mempunyai dua makna. Yang pertama adalah ‘HATI’ yang berarti anggota organ tubuh, seperti dalam kata ‘Aku makan hati ayam’. Dan yang kedua adalah ‘HATI’ yang berarti ‘perasaan’ seperti dalam kata ‘Kau melukai hatiku’.
Dalam bahasa Jepang kedua makna itu diekspresikan dengan dua kata yang berbeda. ‘HATI’ dengan arti anggota organ tubuh adalah 肝臓 (kanzou), sedangkan ‘HATI’ dengan arti ‘perasaan’ adalah 心 (kokoro)
Seharusnya ibu tadi tidak mengatakan 心 (kokoro) melainkan 肝臓 (kanzou). Pantesan aja kan sang pelayan cuma bisa garuk-garuk kepala gak ngerti apa yang dimaksud sang ibu.
Mana ada yang jualan HATI (baca: perasaan) sang ayam. Kalo mau, minta aja sendiri ke ayamnya sana, mungkin dia mau memberikan HATInya kalo sang ibu berusaha keras merayu sang ayam… :p
Posted on November 27, 2011, in Catatan kecil, Jepang and tagged bahasa, hati, Jepang, kokoro, lelucon. Bookmark the permalink. Tinggalkan sebuah Komentar.

Tinggalkan sebuah Komentar
Komentar (1)