Yanisalfian’s Weblog


Pusiiiiiing
Mei 14, 2008, 10:22 am
Diarsipkan di bawah: Ekonomi, serba-serbi

Pusiiiing banget deh.

Minggu lalu dosenku menyuruhku membuat laporan tentang hubungan antara Keinezian sama Tokugawa Muneharu. Soalnya dia menilai kalo Tokugawa Muneharu yang hidup jauuuuh sebelum si Keinez muncul ke muka bumi ini menjalankan Economic Policy-nya sama seperti yang dirumuskan oleh Keinez. Singkatnya Tokugawa Muneharu adalah keinezian sebelum Keinezian. Dosenku tuh bilang, “Kalian ngambil dari bahan kuliah yang saya berikan saja cukup kok,”

Hah…..!!!!!! cukup?????? Waktu kuliah dia ngomong apa aja aku nggak ngerti. Jangankan aku, orang Jepang yang sejak melek ketemu dengan bahasa Jepang aja bilang kuliahnya gak bisa dimengerti. Apalagi aku tuh yang baru belajar baca hiragana 2 tahun yang lalu??? Waduh…. bahaya nih….. yabai kore….

Akhirnya semingguan aku cari di internet tentang Keinezian dan juga si Tokugawa Muneharu. Alhamdulillah di wikipedia artikel tentang Tokugawa Muneharu dan Keinezian ada dalam artikel yang terpisah. Sayangnya kedua tulisan itu gak ada dalam wikipedia bahasa Indonesia. Keinezian ada dalam Inggris dan Jepang, lengkap. Kalo Tokugawa Muneharu yang lengkap cuman ada di bahasa Jepang. Akhirnya kuprint dokumen yang butuhkan, dan kumulai dari Tokugawa Muneharu.

Pas baca artikelnya tuh…. Wah….. apaan nih??? Kanji-kanjinya kok bulet-bulet kayak benang semrawut, dan lagi gak pernah ketemu lagi sama tuh kanji. Akhirnya 3 jam kucoba mengerti arti artikel tersebut dan baru kubiskan 1 halaman setengah dari 3 halaman yang ada. Fuhhhh…… capeknya……

Singkat cerita semua artikel sudah kubaca dan menghabiskan waktu berhari-hari. Habis itu bukannya masalah sudah selesai, tapi malah tambah bingung. “Emang apa yang sama antara Muneharu dan Keinezian?????” pikirku. Wah…. pusiiiiing. Kucari-cari artikel tambahan tapi tetep aja I have no clue. Apa yang ditulis nih????

Tokugawa Muneharu dan Keinezian…. hmmmm….. akhir cerita dari dua orang itu emang sama sih. Yaitu, GAGAL. Ya, kedua-duanya mengalami kegagalan dalam membangun ekonomi di tempat masing-masing. Tokugawa Muneharu yang merupakan shogun ke 8 dan ditunjuk sebagai daimyou di Nagoya (kalo dalam sejarah Indonesia mungkin kayak Panglima Gajah Mada gitu kali….) memang sempat membawa Nagoya
dalam kemajuan ekonomi yang sangat mencolok, sampai membuat iri daerah kekuasaan Tokugawa yang lain. Tapi sayang kemajuan ekonomi yang dicapai adalah semu. Sampai akhir masa pemerintahannya pemerintah mengalami kerugian, sehingga dia diturunkan dari jabatan dan dikucilkan.

Kalo si Keinezian….. hmmmm…….. terus terang aku juga masih kurang ngerti tentang paham dia. Singkatnya paham dia itu bertentangan dengan paham lama yaitu The law of Sei yang mengatakan “Supply creates its own demand”. Dengan kata lain si Keinezian itu mengatakan “Demand creates its own Supply”. Apanya yang sama ya?????

Hahhh… tahulah tapi alhamdulillah selesai juga laporanku. Hi..Hi…Hi….


1 Komentar sejauh ini
Tinggalkan komentar

nis, apaan sih yang dimaksud shogun???
pa bedanya sama kaisar?
shogun di jepang tu ada berapa, sejak masa awal?
trus, gimana proses revolusi jepang dari masa keshogunan ke zaman baru pada era restorasi meiji?
terakhir. nis, disana nte bisa ngenali orang2 yakuza ga? gmna pengaruh mereka di sana?
sorry banyak soalnya, cuz menarik juga bahasannya…
jadi kayak nyuruh tugas sama mahasiswa…..hehe

Komentar oleh Irsyadul Husni




Tinggalkan komentar
Baris dan paragraf terpisah secara otomatis, alamat email tidak akan ditampilkan, kode HTML diperbolehkan: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <pre> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>